by Choki
Dia, kalau bicara, sesekali memegang batang kaca matanya. Dia berjalan lincah, setamsil peragawati di atas catwalk. Perempuan ini, dalam tempo-tempo tertentu, tak ketulungan bawelnya.
Yang kuingat saat itu: Kami ngobrol di kursi dekat pintu gedung berwarna kuning telur itu. Dia becerita tentang dia punya tentang. Aku hanya mendengar, sesekali menimpali lalu menyulut asap kretek.
Malam merafak tinggi. Dia pulang, menuruni anak-anak tangga itu satu persatu...Aku menatapnya dari belakang.
Lalu, waktu berlalu, merangsek ke depan. Satu persatu pergi, mengikuti kata hati. Tentang Rina,yesterday just a memory...
Where are u saiki, Ndok?
Rina di Mana?
Posted by
Nina Razad
Thursday, 27 November 2008
Labels: by Choki , cerita , kabar ex HarJakers
0 comments:
Post a Comment