The Meeting Point

Stories Behind the Making of Newspaper

Sejarah Meeting Point

Sejujurnya, yang "menggoda" saya untuk membuat blog ini adalah Bang Choki, yang sudah memposting tulisan-tulisan indah di milis.

Beliau kini malang melintang di arena pemberitaan olahraga. Semasa kami masih bersama di Harian Jakarta (Harjak), Bang Choki adalah rekan tandem saya di desk Jakarta Selatan dan Nasional. Prestasi beliau di lapangan diacungi jempol oleh banyak rekan wartawan dari media lainnya.

Misalnya saja, Mas Cel dari Warta Kota, memuji kerja Bang Choki yang sigap dan tidak segan segera meluncur ke TKP setiap kali ada taruna (berita). Kemudian, Pak Yon dari Poskota, memuji Bang Choki karena selalu bersedia membantu menambah informasi dalam setiap peliputan. Bagi kami sendiri, kru Harjak, Bang Choki adalah sosok yang begitu disayang di hati. Orangnya kalem tapi ceria dan pantang mengeluh meski gaji terlambat turun.. :D

Dan, alasan saya menggunakan nama The Meeting Point juga karena Bang Choki. Suatu ketika, kami mencoba untuk temu kangen dengan teman mantan Harjak. Yang diundang banyak, tapi hanya berempat yang berhasil berkumpul: saya (dan suami--menemani), Uul, Ririen dan Bang Choki. Waktu itu beliau hendak menuju Senayan untuk peliputan, tapi bersedia berbelok dulu ke Plasa Semanggi (Plangi) untuk bertemu kami.

Kami katakan kepada Bang Choki, "Bang, meeting point-nya di Bread Talk, ya.."

Rupanya, Bang Choki hanya mendengar "meeting point" saja dan meluputkan "Bread Talk"nya. Jadilah, Bang Choki sibuk mencari tempat yang berlabel "Meeting Point", sampai-sampai membuat Satpam setempat bingung. Jelas saja nama toko atau restoran dengan nama itu tidak ada di Plangi! Hahaha..

Untunglah, Bang Choki akhirnya menemukan kami. Beliau bercerita kebingungannya mencari "meeting point", membuat kami terbahak-bahak..

Saya katakan padanya, jika saya punya uang banyak, saya akan buat restoran yang dinamakan Meeting Point, agar Bang Choki tidak bingung lagi. Nah Bang Choki, karena uang saya belum banyak, baru bisa bikin blog dengan nama The Meeting Point dulu saja ya!

This blog is for you, bro! And for all my brothers and sisters ex Harjak. Dan tentunya, untuk mantan Pemred kami tercinta, Albert Kuhon. You rocks!! :D

0 comments:

Welcome to The Meeting Point

Selamat datang di The Meeting Point..

Blog ini akan berisi cerita di balik sebuah media yang pernah meramaikan belantara pers Indonesia, khususnya di Jakarta.

Ya, ini adalah kisah kasih para jurnalis yang pernah menorehkan prestasinya di Harian Jakarta (d/h Jayakarta), yang sayangnya gulung tikar pada medio Agustus 2005. Meski begitu, kenangan indah selama berjuang jungkir-balik di Harian Jakarta, terus melekat di benak kami. Dan semua terlontar secara jujur melalui mailing list kami [HARJAK at yahoogroups. com].

Demikian indahnya cerita yang diungkap para pujangga kuli tinta di milis tersebut, menggugah saya untuk berbagi kepada dunia melalui blog kecil ini. Selamat membaca..

Search This Blog