The Meeting Point

Stories Behind the Making of Newspaper

Kembalinya Sang Ksatria

by Yon Moeis



daviiii ............ ......... d,
gue nggak akan pernah lupa punya teman bernama david soepyan, satu dari banyak teman yang ikut membangun jayakarta (tapi lebih banyak waktu yang dibuang ak, sejak dari pinggir jalan dewi sartika).

yang gue ingat ketika elo minta dianterin di pangeran jayakarta, sebuah desa nun jauh di sana. kedua adalah ketika gue nggak bisa melepas lebih jauh ketika elo berangkat ke eropa (gue lupa kemana ya). setelah itu, elo pulang dan tidak pernah "kembali" lagi di jalan arus.

vid, ingat jayakarta, gue juga ingat orang-orang yang ikut "menentukan" arah jalan hidup gue di dunia jurnalistik, salah satunya ak. gue banyak belajar dari dia (yap, tentang abang kita yang satu ini, kita bahas tersendiri)


yon moeis
(orangyangmerindukantemantemanlamdanmenantikapankitaberkumpul)

===============
Tanggapan Harry Ponto:
Yonmoeis... Apa kabar lu..?

David yang sering muncul ilang... Semoga tidak pernah ilang lagi.


Tanggapan David:
Bapak yon.....kapan loe ada waktu....kita ketemuan yuk?
jangan alasan sibuk cari berita....siang2 aja sambil makan siang...
wassalam
david

------- jawaban Bang Yon:
harry ponto, apa khabar,
sorry, baru bisa balas, belakangan ini gue harus ke balikpapan, ada yang sedikit dikerjakan.
dimana sekarang? yang gue ingat dari elo adalah hp salah satu anak emas dari ak (benar nggak ya).
kangen juga ya, kapan kita bisa ketemu?


yon moeis
(orangyangmerindukansaat-saatbersamadijalanrayadewisartikadanpindahkejalanarus)

=====================================================
catatan peng-entry: imaji Bang Yon diambil dari blog beliau: http://yonmoeis.wordpress.com/ (silakan dikunjungi)

0 comments:

Welcome to The Meeting Point

Selamat datang di The Meeting Point..

Blog ini akan berisi cerita di balik sebuah media yang pernah meramaikan belantara pers Indonesia, khususnya di Jakarta.

Ya, ini adalah kisah kasih para jurnalis yang pernah menorehkan prestasinya di Harian Jakarta (d/h Jayakarta), yang sayangnya gulung tikar pada medio Agustus 2005. Meski begitu, kenangan indah selama berjuang jungkir-balik di Harian Jakarta, terus melekat di benak kami. Dan semua terlontar secara jujur melalui mailing list kami [HARJAK at yahoogroups. com].

Demikian indahnya cerita yang diungkap para pujangga kuli tinta di milis tersebut, menggugah saya untuk berbagi kepada dunia melalui blog kecil ini. Selamat membaca..

Search This Blog