The Meeting Point

Stories Behind the Making of Newspaper

Nostalgia bersama KEPOMPONG (Part 4)

by Choki


Nin, ehm, jujur, aku salut sama kau. Salut yang datang dari lubuk hati yang paling dalam. Izinkan aku mengacungkan dua jempol tangan ini untukmu. Just for you...!

Malam ini sebenarnya aku ingin merampungkan membaca buku karya sejarawan Inggris, John Mann, yang berjudul Jenghis Khan -Legenda Sang Penakluk Dari Mongolia- yang kubeli dua atau tika pekan silam di Gramedia Depok, yang hanya 'selemparan batu' jaraknya dari kontrakanku. Aku memang harus menulis artikel - setidaknya seminggu sekali - untuk rubrik Kalam Hati di website olahraga yang aku kelola, www.warungolahraga. com.

Tapi, niatku itu pupus. Blog 'mitingpoin' yang kau buat lebih menggoda aku. Dan aku meng-klik-nya, melahap setiap tulisan satu persatu. Romantisme masa lalu itu kembali hadir, menguasai pikiranku.

Lalu foto-foto itu...

Biarlah semua berlalu, seperti apa adanya. Kita tatap masa depan, meski kadang samar menghadang. Namun, tetaplah maju. Jangan ragu, takut apalagi. Laiknya mendaki gunung, setiap persoalan itu kita jadikan tanjakan menuju puncak. (Aku bukannya bermaksud mengguruimu, karena, seperti kata Chairil Anwar,"Aku ini binatang jalang yang terbuang")

Teruslah berkarya, Nin. Sekecil apapun itu. Tetap semangat. Salam buat keluargamu. God bless us.

(Bolehkah aku melanjutkan membaca buku ini, Nin?)

===================================
Tanggapan Nina:
Bang Chokiiiii...
email dan dukunganmu terhadapku membuat aku terharu, sampai menitikkan air mata.. Sungguh, kata-kata Abang itu memompa semangatku untuk lebih banyak "berbuat" daripada berniat semata. Apalagi, sosok Bang Choki sudah jelas-jelas aku kagumi sejak pertama aku melihat Bang Choki berjoget asyik di Hotel Borobudur saat ada perhelatan akbar halal bihalal dulu itu lho.. :)

Terimakasih atas dukungan Abangku tersayang ini.. *hugs*

Nah, sekarang, silakan lanjutkan membaca bukunya, Bang! Dan buatlah artikel seindah mungkin, yang tidak hanya membangunkan kita semua dari tidur, melainkan membuat kita bangkit dan lebih berani berbuat untuk menciptakan Indonesia yang lebih baik! *huhuy* :D

Kangenku untuk Bang Choki, rekan-rekan eks Harjak dan Jayakarta. Terimakasih sudah mewadahi kami dalam milis yang bermanfaat ini. Keep rockin!! ;)

0 comments:

Welcome to The Meeting Point

Selamat datang di The Meeting Point..

Blog ini akan berisi cerita di balik sebuah media yang pernah meramaikan belantara pers Indonesia, khususnya di Jakarta.

Ya, ini adalah kisah kasih para jurnalis yang pernah menorehkan prestasinya di Harian Jakarta (d/h Jayakarta), yang sayangnya gulung tikar pada medio Agustus 2005. Meski begitu, kenangan indah selama berjuang jungkir-balik di Harian Jakarta, terus melekat di benak kami. Dan semua terlontar secara jujur melalui mailing list kami [HARJAK at yahoogroups. com].

Demikian indahnya cerita yang diungkap para pujangga kuli tinta di milis tersebut, menggugah saya untuk berbagi kepada dunia melalui blog kecil ini. Selamat membaca..

Search This Blog