The Meeting Point

Stories Behind the Making of Newspaper

Ria, Tentang YUK


by Lila


Dibeberapa kesempatan saya bertanya ke Miss Ria: "Kenapa pilih Yuk?"

Jawaban Ria slalu sama: "Meski bukan termasuk pacar yg punya kriteria di atas rata2 (hahahahaha. ..), tapi Yuk sangat berpotensi menjadi suami yg baik (Aminnn)..

=============================
Tanggapan Iwan SJ:
eleeeeeh...eleeeeee h...yakin tuh si Ria bilang gitu dalam keadaan sadar. Coba cek dulu, siapa tau lagi di bawah pengaruh alkohol tuh...huahahahaha. ...piss bro!


Salam ISJ
"Buruh tukang ketik biasa"


Tanggapan Philip:
he..he...coba aja di malam pertama nanti, si yuk akan bukan topengnya jadi ....anggota srimulat.... okeh broh....tetp semangat ya...bless you

phil


Tanggapan Ria (Aha! :D )
waduh...kalian ya...doyan banget 'jailin' calon suami gue
hehehe...gpp deh artinya si yuk jak, beken bkn wikikiki
any way btw, dtng ya semua, yg punya anak bawa aja juga biar gue cepet punya anak juga
walah apa hubungannya toh ye

mba panti, iya ya kok aku yg kecantol...mba sih dulu taru aku di lenggang, dan cuma si yuk aja yg ok dilirik.... dibanding iwan jabruk tukang ganggu cewe kalu naek motor dengan kalimat mautnya...'mba mau ke mana mba...mba... walah cape deh..

0 comments:

Welcome to The Meeting Point

Selamat datang di The Meeting Point..

Blog ini akan berisi cerita di balik sebuah media yang pernah meramaikan belantara pers Indonesia, khususnya di Jakarta.

Ya, ini adalah kisah kasih para jurnalis yang pernah menorehkan prestasinya di Harian Jakarta (d/h Jayakarta), yang sayangnya gulung tikar pada medio Agustus 2005. Meski begitu, kenangan indah selama berjuang jungkir-balik di Harian Jakarta, terus melekat di benak kami. Dan semua terlontar secara jujur melalui mailing list kami [HARJAK at yahoogroups. com].

Demikian indahnya cerita yang diungkap para pujangga kuli tinta di milis tersebut, menggugah saya untuk berbagi kepada dunia melalui blog kecil ini. Selamat membaca..

Search This Blog