The Meeting Point

Stories Behind the Making of Newspaper

Susahnya Bersekolah (part 2)

by David Ryan (tanggapan dari posting sebelumnya)

Indonesia ini timpang. Ada yang pergi bersekolah berpeluh, ada yang adem kena ac.

Sekadar tambahan.... ...
saya pernah berkunjung ke pulo breh, propinsi NAD dan melihat kehidupan disana. Dipulau tersebut sudah terbangun 3 SD yang muridnya hanya 20an murid. SMP hanya ada 1 sekolah saja dengan murid belasan siswa. SMA tidak ada. Gurunya? pulang pergi dari pulau disebelahnya, pulo aceh, dengan menggunakan perahu. Yang lucu ada 1 SD hanya punya murid 3 anak dan dengan fasilitas yang berlebihpun mereka malas sekolah, lebih baik menangkap ikan di laut.

Saya membayangkan siswa di Cina yang bersekolah lewat tebing karena fasilitas yang tidak ada di tempat mereka. Luar biasa!! bandingkan dengan dengan anak2 pulo.

salam,
davidryan

0 comments:

Welcome to The Meeting Point

Selamat datang di The Meeting Point..

Blog ini akan berisi cerita di balik sebuah media yang pernah meramaikan belantara pers Indonesia, khususnya di Jakarta.

Ya, ini adalah kisah kasih para jurnalis yang pernah menorehkan prestasinya di Harian Jakarta (d/h Jayakarta), yang sayangnya gulung tikar pada medio Agustus 2005. Meski begitu, kenangan indah selama berjuang jungkir-balik di Harian Jakarta, terus melekat di benak kami. Dan semua terlontar secara jujur melalui mailing list kami [HARJAK at yahoogroups. com].

Demikian indahnya cerita yang diungkap para pujangga kuli tinta di milis tersebut, menggugah saya untuk berbagi kepada dunia melalui blog kecil ini. Selamat membaca..

Search This Blog