The Meeting Point

Stories Behind the Making of Newspaper

Susahnya Bersekolah (part 4)

by David R Soepyan

pren,

kalo sekolah yang di gang senggol jalan dewi sartika itu namanya ABG...akademi bener2 gila....dosen cuman 1. Rektor dan pureknya nyantai nungguin jatah preman....mhasiswa antik semua, ada yang kerjanya elus2 kumis mulu ampe yang bawa buku bacaan spesial 'kitab suci' (inget gak pernah dikotbahin).

Tapi yang pasti, mahasiswanya ada 2 macam...yang gila dan yang waras...yang gila kakinya melayang2 karena idealismenya (ngandai2 media lempeng aja jalannya) sementara yang waras kakainya nginjek bumi alias hidup dalam realita (pengen jadi kaya).

Setau gua sih hanya ada satu akademi seperti gitu di indonesia dan kayaknya tidak pernah akan terjadi lagi..Kalau ada, percaya ama gua....mahasiswanya bakal demo supaya tu dosen dipecat.

btw, gua pengen tau muke ente 20 taon dari pertama kita kenal....

reunian boleh2 aja..kalo ama yang gila doank...pasti cuman snack...kalo ama yang waras ada dinner....kalo semuanya ngumpul..makanan abis karena ada yang bawa pulang buat oleh2 di rumah....

gimana?

0 comments:

Welcome to The Meeting Point

Selamat datang di The Meeting Point..

Blog ini akan berisi cerita di balik sebuah media yang pernah meramaikan belantara pers Indonesia, khususnya di Jakarta.

Ya, ini adalah kisah kasih para jurnalis yang pernah menorehkan prestasinya di Harian Jakarta (d/h Jayakarta), yang sayangnya gulung tikar pada medio Agustus 2005. Meski begitu, kenangan indah selama berjuang jungkir-balik di Harian Jakarta, terus melekat di benak kami. Dan semua terlontar secara jujur melalui mailing list kami [HARJAK at yahoogroups. com].

Demikian indahnya cerita yang diungkap para pujangga kuli tinta di milis tersebut, menggugah saya untuk berbagi kepada dunia melalui blog kecil ini. Selamat membaca..

Search This Blog