by Norman Meoko
Pernyataan Mbak Nina saya aminkan!
Ya...Bang Kuhon memang pandai menciptakan wartawan yang tangguh, dan tetap mengabdi kepada profesi. Salah satunya adalah saya ketika masih baru memulai menapaki hidup di dunia kewartawanan. Bang Kuhon ini dulu redaktur pelaksana saya di Harian JAYAKARTA. Bang Kuhonlah yang menerpa saya. Awalnya sakit, gondok, dongkol dan kadang menantangnya. Belakangan saya tahu berkat itulah saya menjadi wartawan (dan kini saya mencoba membagi ilmu saya itu kepada mahasiswa saya di kampus tercinta).
Berkat Bang Kuhon ini saya masih bertahan menjadi wartawan. Makasih Bang! Tanpa terpaan Abang saya tidak seperti sekarang ini yang masih stia mempertahankan profesi sebagai pemburu berita.
(norman meoko, SINAR Harapan)
Pelajaran di balik "Hajar"
Posted by
Nina Razad
Thursday, 27 November 2008
Labels: Generasi Jayakarta , sejarah
0 comments:
Post a Comment